Alkitab terus-menerus berkata kepada kita: jangan takut.
Tetapi Alkitab juga mengatakan sesuatu yang mengejutkan: ada satu rasa takut yang kudus.

Surat Ibrani berkata:

"Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku."
Ibrani 4:1 (TB)

Kata yang dipakai di ayat itu adalah (phobēthōmen) φοβηθῶμεν — "baiklah kita takut". TB memilih kata "waspada", dan pilihan itu tepat; namun akar kata Yunaninya memang kata yang biasa dipakai untuk rasa takut. Jadi bukan sekadar berhati-hati: ini rasa takut yang sungguh-sungguh, takut kehilangan perhentian itu.

Setiap kuasa di bumi ini, setiap kekuatan yang Anda hadapi — Allah berkata: jangan takut kepada mereka.

Tetapi perhentian?
Justru itulah yang Ia suruh Anda pandang dengan serius.

Sebab perhentian adalah pintu yang harus dilewati oleh setiap berkat yang lain.

Satu-satunya rasa takut yang patut Anda simpan adalah takut kehilangan damai sejahtera dan perhentian yang Allah berikan kepada Anda.