Seorang pria makan malam di meja kerjanya untuk ketiga kalinya dalam minggu itu, lalu berkata kepada dirinya sendiri: inilah harga sebuah keberhasilan. Kebanyakan orang percaya bahwa kekayaan harus ditebus dengan tekanan, malam-malam tanpa tidur, dan tubuh yang makin rapuh. Mereka menerima "susah payah" sebagai karcis masuk menuju kemakmuran.

Alkitab menawarkan cara kerja yang lain. Ia berbicara tentang berkat yang "menjadikan kaya" tanpa menambahkan kepedihan kerja yang menggerus.

Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. Amsal 10:22 (TB)

Kata Ibrani yang dipakai di sini, (etsev) עֶצֶב — "kesakitan, kerja yang memeras dan menyiksa", diterjemahkan TB sebagai "susah payah". Ini bukan berarti Anda tidak bekerja. Seorang binaragawan pun mengeluarkan tenaga, tetapi ada beda antara panas otot yang sehat sesudah latihan dan nyeri tajam karena cedera.

Jalan Allah untuk membuat hidup Anda berbuah tetap melibatkan kerja, tetapi tanpa "napas yang tersengal" dan "rasa perih" khas tekanan dunia. Rekening Anda bisa bertambah tanpa tidur dan kesehatan Anda berkurang. Kalau sebuah keuntungan menuntut Anda mengorbankan ketenangan hati, itu bukan (barak) בָּרַךְ — "berkat" — dari Allah.

Hasil kerja yang berlimpah adalah buah; stres hanyalah pajak yang sebenarnya tak perlu Anda bayar.