Buah Tidak Bisa Dipalsukan

Buah tidak bisa ditiru. Ia bertumbuh dari hati yang percaya kepada Injil.
Anda bisa meniru perbuatan seseorang.
Anda tidak bisa meniru buahnya.
Buah tidak disalin — buah ditumbuhkan lewat kehidupan.
Yesus menggambarkannya seperti ini:
Yohanes 15:5 (TB)
Tinggal di dalam Kristus menghasilkan buah.
Meniru-niru hanya menghasilkan kelelahan.
Anda bisa menyalin kebiasaan, nada bicara, atau tingkah laku seseorang untuk sementara waktu,
tetapi perubahan yang sejati hanya lahir dari dalam —
dari percaya kepada Injil begitu dalam sampai hidup Kristus mulai menyatakan diri-Nya dalam hidup Anda.
Buah adalah bukti hubungan, bukan bukti usaha.
Dunia pandai membuat orang tampil.
Hanya Injil yang sanggup membuat orang berubah.
Tingkah laku bisa Anda pura-purakan sesaat; buah kehidupan tidak bisa Anda pura-purakan seumur hidup.
Suka tulisan ini? Terima renungan singkat seperti ini di kotak masuk Anda setiap pagi.
