Sebelum salib, tempat penampungan sementara itu penuh.

Orang-orang percaya di zaman Perjanjian Lama—Abraham, Daud, Sara—belum dapat masuk ke sorga, sebab darah Yesus belum tercurah. Mereka menunggu di sebuah tempat penghiburan. Teks menyebut tempat itu (Pardes) פרדס — "firdaus". Sebuah kawasan yang aman, dipisahkan dari alam maut oleh jurang yang lebar dan tak tergoyahkan.

Ketika Yesus mati, Ia berkata kepada penjahat di sebelah-Nya bahwa hari itu juga mereka akan bertemu di Firdaus. Namun tiga hari kemudian, terjadilah perpindahan besar.

"dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang." Matius 27:52-53 (TB)

Ketika Yesus bangkit, Ia mengosongkan tempat penampungan sementara itu. Ia memimpin para tawanan itu keluar dari Firdaus dan membawa mereka ke sorga.

Hari ini, kawasan itu kosong. Ruang transit itu sudah ditutup. Ketika seorang percaya meninggal sekarang, ia tidak lagi singgah di tempat penantian itu, melainkan langsung masuk ke hadirat Tuhan di sorga.

Utang itu telah lunas dibayar, maka pintu-pintu pun terbuka lebar.