Ketika Allah Berkata “Tidak Ada”

Roma 8:1 (TB)
Kata yang dipakai Paulus di sini adalah (oudeis) οὐδείς — “tidak ada, tak satu pun, sama sekali tidak ada”; dalam ayat ini muncul dalam bentuk οὐδέν (ouden), dan TB menerjemahkannya “tidak ada”.
Kata itu menutup setiap pintu.
Kata itu tidak menyisakan satu pengecualian pun.
Kata itu menarik satu garis yang tidak akan dilanggar oleh sorga.
Tidak ada penghukuman pada hari terburuk Anda.
Tidak ada penghukuman pada hari Anda bingung sendiri.
Tidak ada penghukuman ketika Anda jatuh, bergumul, atau merasa jauh.
Allah tidak sedang menunggu “bagaimana hasil usaha Anda” sebelum menentukan perasaan-Nya terhadap Anda.
Vonis-Nya sudah diucapkan — dan itu berlaku selamanya.
Penghukuman itu menjadi bagian Yesus, supaya kebenaran menjadi bagian Anda.
Itulah pertukarannya.
Dan setelah Anda ada di dalam Kristus, dosa Anda tidak akan pernah melampaui salib-Nya, kegagalan Anda tidak akan pernah melampaui kasih karunia-Nya, dan langkah Anda tidak akan pernah lebih cepat daripada kebenaran-Nya.
Ketika Allah berkata “tidak ada penghukuman”, maksud-Nya bukan lebih sedikit — maksud-Nya tidak ada sama sekali.
Suka tulisan ini? Terima renungan singkat seperti ini di kotak masuk Anda setiap pagi.
