Rahasia di Balik Pemulihan 120%

Banyak orang percaya bertanya-tanya mengapa pemulihan terasa lambat, tertunda, atau seolah masih jauh di ujung sana.
Namun Alkitab berkata kepada kita:
Pemulihan dimulai di tempat rasa bersalah berakhir.
Kitab Imamat memperlihatkan bahwa setiap kali kesalahan diakui dan dipindahkan kepada korban, pemulihan langsung menyusul (Imamat 6:5; dalam TB tercatat sebagai Imamat 5:24 — harta itu dikembalikan sepenuhnya, lalu ditambah seperlimanya).
Polanya tidak pernah berubah:
Rasa bersalah diangkat → pemulihan dilepaskan.
Si jahat tahu benar hal ini, dan itulah sebabnya ia bekerja lembur untuk menjaga rasa bersalah tetap hidup di hati Anda.
Selama ia bisa membuat Anda berkata, “Memang ini yang pantas kuterima,”
selama itu pula ia bisa menahan Anda menerima apa yang sudah Yesus bayar untuk dipulihkan.
Alkitab menyatakan:
Mazmur 32:2 (TB)
Dan di mana dosa tidak diperhitungkan,
di situ pemulihan tidak ditahan-tahan.
Apa pun yang pernah dijamah si jahat—pekerjaan Anda, damai sejahtera Anda, keluarga, keuangan, keberanian Anda—kasih karunia tidak sekadar mengembalikannya seukuran semula;
kasih karunia memulihkan sampai berkelimpahan.
Pemulihan itu tidak tertunda—rasa bersalahlah yang perlu menyingkir dari jalannya.
Suka tulisan ini? Terima renungan singkat seperti ini di kotak masuk Anda setiap pagi.
