Ketika Pergumulan Itu Berakhir

Kita sering membayangkan kelepasan sebagai pergulatan sengit melawan diri sendiri. Kita berusaha memutus kebiasaan itu, mengertakkan gigi, dan berharap sanggup menahan keinginan itu satu hari lagi. Tetapi daging adalah lawan yang keras kepala; semakin Anda melawannya, semakin ia balik melawan Anda.
Ada jalan yang lebih tinggi. Ketika orang dibaptis dalam Roh Kudus dan mulai berdoa dalam bahasa roh secara teratur, kerap terjadi sesuatu yang ajaib: keinginan terhadap kecanduan itu menguap begitu saja.
Entah itu para anggota geng di New York atau para pecandu di Hong Kong, kesaksiannya sama. Sementara mereka berdoa dalam Roh, “kebutuhan” akan obat atau kebiasaan buruk itu meninggalkan mereka, tanpa harus melewati pergumulan lepas-paksa yang biasanya menyiksa.
Sebabnya, kasih karunia bekerja dengan mengubah hati, bukan sekadar merapikan kelakuan. Ketika Anda “hidup oleh Roh”, tenaga Anda tidak habis untuk melawan yang lama; Anda sedang dipenuhi oleh yang baru. Anda tidak perlu bersusah payah melepaskan kegelapan ketika Anda sedang berdiri di tengah terang.
Kemerdekaan yang sejati bukanlah kekuatan untuk menahan sebuah keinginan; ia adalah karunia berupa keinginan yang baru.
Suka tulisan ini? Terima renungan singkat seperti ini di kotak masuk Anda setiap pagi.
