Ketika murid-murid itu tidak menangkap apa-apa sepanjang malam, Yesus tidak berseru memberi petunjuk dari kejauhan.

Ia berdiri di pantai.

Cukup dekat untuk berbicara.
Cukup dekat untuk didengar.

“Yesus berdiri di pantai.” Yohanes 21:4 (TB)

Kegagalan tidak membuat Dia menarik diri.
Kegagalan justru membuka perjumpaan.

Alkitab mengulang pola yang sama:

“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati.” Mazmur 34:19 (TB)

Yesus tidak menunggu Anda membaik sebelum Ia mendekat.
Ia mendekat supaya pemulihan dapat dimulai.

Kasih karunia melangkah lebih dulu.
Kesembuhan menyusul kemudian.

Jika Anda mengira Allah mundur setiap kali Anda gagal, Anda akan terus menjaga jarak dari-Nya.
Tetapi jika Anda melihat Dia justru melangkah mendekat, kepercayaan mulai dibangun kembali.

Yesus tidak menyambut Petrus dengan daftar pertanyaan.
Ia menyambutnya dengan sarapan yang sudah tersedia.

Kasih karunia tidak datang mengikuti keberhasilan—ia menjumpai Anda justru di tengah tangan yang kosong.