Menemukan Diri Anda dengan Menemukan Yesus dalam Firman

Banyak orang membaca Alkitab seperti membaca buku panduan pengembangan diri. Mereka membuka halaman demi halaman untuk mencari aturan, rumus, atau langkah-langkah supaya menjadi pribadi yang lebih baik. Mereka menyelami teks itu untuk menemukan diri mereka sendiri.
Padahal Anda tidak akan pernah menemukan jati diri yang sejati dengan memandang diri sendiri. Anda menemukannya dengan memandang Yesus. Tujuan utama Kitab Suci adalah menyingkapkan Yesus Kristus. Ketika Anda membaca Alkitab untuk melihat Dia—keindahan-Nya, karya-Nya, kasih-Nya, dan korban-Nya yang telah selesai—sesuatu yang ilahi terjadi. Anda mulai melihat siapa diri Anda di dalam Dia.
Rasul Paulus menulis tentang kaitan ini.
Karena hidup Anda tersembunyi di dalam Kristus, Anda tidak mungkin tahu siapa diri Anda sebelum Anda tahu siapa Dia. Jika Dia benar, Anda pun dibenarkan. Jika Dia diterima oleh Bapa, Anda pun diterima. Jika Dia sehat dan utuh, itu pula bagian warisan yang menjadi milik Anda.
Ketika Anda sibuk menimbang prestasi rohani Anda sendiri, yang Anda sadari hanyalah kegagalan demi kegagalan. Tetapi ketika mata Anda tertuju kepada Yesus, yang memenuhi kesadaran Anda adalah kesempurnaan-Nya.
Berhentilah membaca Alkitab demi mencari daftar hal yang harus Anda kerjakan. Bacalah untuk melihat Pribadi yang telah mengerjakan semuanya bagi Anda.
Jati diri Anda tidak ditemukan dengan memandang ke dalam diri sendiri; jati diri itu ditemukan dengan memandang Sang Juruselamat.
Suka tulisan ini? Terima renungan singkat seperti ini di kotak masuk Anda setiap pagi.