Berkata "tidak" kepada pencobaan mempertajam ketajaman rohani.

Pencobaan bukan sekadar ujian.
Itu latihan.

Setiap "tidak" yang Anda ucapkan memahat ruang di dalam diri Anda — ruang untuk kejernihan, ruang untuk kekuatan, ruang untuk hikmat.

Yusuf tidak memperoleh karunia menafsirkan mimpi di istana.
Ia memperolehnya di penjara.

Alkitab menunjukkan alasannya:

"Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan."
Yakobus 1:12 (TB)

Ketekunan menajamkan mata hati Anda.
Kemurnian menyetel pendengaran Anda.
Ketaatan melatih naluri Anda.

Pencobaan bukan hanya sesuatu yang harus Anda lewati hidup-hidup.
Itu sesuatu yang Allah pakai untuk melebarkan kapasitas Anda bagi Dia.

Kata "tidak" Anda tidak membeli perkenanan-Nya.
Kata itu membuka ruang agar Anda dapat menangkap suara-Nya.

Setiap kali Anda memilih Allah di atas dorongan hati, sorga menitipkan sesuatu di dalam diri Anda yang tak dapat dirampas dunia.

Ketajaman rohani bertumbuh setiap kali keinginan bertekuk lutut di hadapan ketaatan.